Nah, saya yang selama ini mainnya cuma di
C dan
C++ (dan itu juga belum pinter-pinter), sedikit
Perl dan
shell-scripting, dan ingin segera merambah
Python, semester ini saya harus berjibaku dengan
Java.
Kuliah hari ini isinya bikin aplikasi CUI (
character user interface) "Hello World" di Windows, di akhir kuliah ditekankan segera dicoba sendiri. Kalau aku sih gengsi kalau ga coba di Linux :)
Setelah download
JDK buat Linux dan baca sedikit tutorial.
Kodenya sederhana, disimpan jadi file
Hello.java public class Hello {
public static void main(String[] args) {
System.out.println("Hello, World");
}
}
Compile:
$ javac Hello.java Nah, waktu jalankan ini beda. Kalau waktu kuliah tadi bakal muncul file
executable dengan nama
Hello tanpa ekstensi apapun (dengan langkah kompilasi yang sama persis), di Linux malah keluar file
class Hello.class. Eh, ternyata cara jalankannya cukup:
$ java HelloSakti!!! File
Hello itu memangnya ada di mana?
JVM emang sakti.
Hasilnya seperti ini:

Kesimpulan pribadiku:
( Liyan && Java ) == unyu-unyu_____
NB: saya ga punya akun
twitter (bahkan
facebook)