Teh

Belakangan ini di televisi banyak ditayangkan teh instan dalam kemasan botol bermerk Mirai dari SUNTORY.
Lalu apa?

Kejadian seperti ini tidak nyaman buatku, yang mana Indonesia juga punya signature sendiri dalam dunia pertehan dengan teh melati (kita bilang teh tarik itu punya Malaysia, deh). Aku takut juga pabrik teh nasional yang sudah besar (eg: Sosro) di kemudian hari harus kalah bersaing dengan perusahaan multinasional yang lebih besar di bisnis minuman instan di negeri sendiri, duh!
--kalau Sosro kelimpungan bagaimana dengan perusahaan teh industri rumah tangga macam Teh Cap Naga?

Aku bangga dengan teh melati yang sering aku minum sejak kecil: dari yang begitu manis, yang manis, yang cuma menggunakan sejumput gula, atau tanpa gula.
--juga mengutarakan kekurangsukaanku terhadap teh hijau yang menurutku rasanya seperti pacar kuku, hehehe

Masuknya produk impor seperti adalah bentuk kapitalisme: volume produksi bukan ditentukan sesuai kebutuhan konsumen, namun ditentukan oleh jumlah yang diperlukan untuk mendominasi pasar dan memberbesar keuntungan perusahaan; dengan kurang memedulikan kebutuhan konsumer sebenarnya (kita anggap saja globalisasi adalah idealisme baik-baik yang cuma mempertemukan budaya satu sama lain dan tidak bersalah di sini). Baiknya volume produksi dioptimalkan dengan batasan antara kebutuhan konsumen dan kemampuan produksi sehingga tidak menggunakan sumber daya (alam) yang sebetulnya tidak benar-benar perlu.

Dan, "ya!", keteknikan (engineering) dalam bentuk idealnya adalah buah ideologi sosialis karena mengutamakan kepentingan masyarakat bersama!

One liner shell of the day : #18 (menambahkan user ke group)

Karena di lab baru migrasi server, data masing-masing user di /home dipindahkan terus bikin user baru di server baru. Masukkan masing-masing user sesuai group (berkaitan dengan hak akses) harus dilakuin satu-satu biar ga bentrok sama konfigurasi yang lama.

usermod -a -G wheel liyan
wheel nama groupnya, liyan nama usernya

Lebih elegan ketimbang harus edit /etc/group di baris buat group wheel
wheel:x:10:liyan
dari sebelumnya cuma
wheel:x:10:

Brawijaya. Oh, inet lewat mana, sih?

Aku sedikit kaget ketika buka bgp.he.net malam ini. HE menunjukkan bahwa aku menggunakan koneksi dari AS17974 PT Telekomunikasi Indonesia.

Welcome to the Hurricane Electric BGP Toolkit.

You are visiting from 118.97.235.141 (141.subnet118-97-235.static.astinet.telkom.net.id) Indonesia

Announced as 118.97.235.0/24 (PT Telkom Indonesia's customer.) Indonesia
Announced as 118.97.224.0/20 (PT Telkom Indonesia's customer.) Indonesia
Announced as 118.97.224.0/19 (PT Telkom Indonesia's customer.) Indonesia
Announced as 118.97.0.0/16 (PT Telekomunikasi Indonesia) Indonesia

Your ISP is AS17974 (PT Telekomunikasi Indonesia)


Aku yang biasanya tahu koneksi kita dilewatkan pakai AS kita sendiri (AS46019 Universitas Brawijaya), tahu-tahunya kok ganti? Memangnya ganti AS gampang, ya?

Selidik punya selidik, ternyata kedua AS tersebut juga terhubung langsung dengan AS7713 PT Telekomunikasi Indonesia yang notabene juga punya Telkom (tapi lokasi fisik masing-masing AS di mana, sih?)

Pokoke internetan lancar digawe golek tugas kuliah, IPv6 bisa jalan lagi, oyi thok, wis!

Meja dan Komputer Kurang Kerjaan

Ini meja beserta komputer-komputer yang aku ikut pakai di lab.



4 core di i3-2120, 2 core di E7400, 2 cores di T2370 (laptop pribadi), di i3 pakai dual head (pakai monitor yang warna hitam). i3 pakai Slackware64-current, E7400 pakai LinuxMint Maya (LTS), laptop pake Salix64 13.37.

Susah pakainya--kibor 2, mouse kiri-kana ada semua.

One liner shell of the day : #17 (mengganti string dalam file dari file oleh file)

Kita sebut ini demokrasi file, string dalam sebuah file akan diganti dengan string yang dicocokkan polanya dari file lain dengan string dari file lainnya (lagi).
--Kalau ga bingung dengan frasa di atas dijamin pinter.
Mengapa disebut demokrasi file? Karena frasanya mirip "dari rakyat, oleh rakyat, buat rakyat".

Let's just cut the crap out.
sed -i "s/`cat masukan`/`cat keluaran`/g" target

File masukan berisi string yang akan diganti, file keluaran berisi string pengganti, dan file target berisi teks yang akan diolah (asumsi umumnya agar skripnya berguna, file target mengandung isi setidaknya serupa dengan file masukan).

Kelemahannya skrip di atas ga bisa escape dari newline, duh!
____
Semoga bisa bantu orang yang lagi butuh batch text editing.

My silly prayer was based solely on hope.

"Turn. Turn this way."
My silly prayer was based solely on hope.
"It makes me sad, when I can only watch your back."


"Just run faster; past by my side"
My silly prayer was based solely on hope that you will cruise first to the line.
"It makes me proud, simply from watching your back; knowing that you are digging very deep for the line."

Pacar Sepeda (2)

Lanjutan dari Pacar Sepeda.

Setelah aku merenung kembali tentang hubunganku sama sepeda, ada beberapa poin yang aku ingin tambahkan tentang pacar sepeda. Pikiran ini muncul setelah ada teman yang minta rekomendasi sepeda, aku tunjukkan dia ke sepeda hybrid-touring keluaran salah satu pabrik sepeda swadesi. :)

7. Boleh punya banyak sekaligus
Alasannya beragam: mulai ganti sepeda tiap pasaran/tanggal, beda peruntukan jalan dan jarak tempuh, atau menuruti suasana hati saat itu.

Aku gak yakin ada perempuan (atau laki-laki) yang membolehkan pasangannya memiliki pasangan lain, kecuali dengan alasan yang teramat dalam (atau ketidakpedulian, hehehe). Sementara kita bisa tukar-tukar sepeda sesuka hati (asal jangan nyuri punya orang aja!)

8. Boleh pinjam punya teman
Asal ga dipake jatuh dan bawanya swift pasti dibolehin, deh. Coba kalau kita pinjam pacar orang pasti digebukin.

9. Boleh coba dan terawang dulu
If you know what I mean, hehehe. Kita bisa coba sepeda di dealer sebelum kita beli. Spesifikasi sepeda bisa kita terawang lewat spec-sheet atau lihat langsung di showroom.

Sama sepeda enak, tho?