Foto Makanan

Kita sering melihat foto makanan diunggah ke jejaring sosial, utamanya menu makanan di restoran. Fenomena ini, disebut foodstagram, tentunya bentuk vanity yang sedikit banyak menidakacuhkan kenyataan bahwa masih banyak orang di lingkungan kita yang bahkan masih kesusahan makan yang layak (apalagi mewah dan menarik). Kesombongan tentunya bukan hal yang patut disebarluaskan.

Bentuk berlebih-lebihan di makanan sudah ditemui dari dulu: termasuk dosa kardinal (bisa jadi campuran antara kerakusan dan kesombongan) dan jadi kawan setan. Salah satu bentuknya bisa ditemui saat baguette dibuat panjang-panjangan oleh kelompok bangsawan yang lupa kondisi petani yang makan juga susah.

Lalu apa mengambil foto makanan sama sekali kegiatan yang tanpa tujuan? Jawabannya adalah "tidak", masih ada beberapa foto (atau kegiatan memfoto) makanan yang menurut saya masih baik-baik:

  • endorsement: foto makanan sebagai etiket di kemasan (contoh: mie instan) atau reklame di muka warung (contoh: pecel lele) tentunya layak. Kalau kita memfoto makan pesanan dari restoran dan kita merekomendasikan ke kerabat tentunya boleh saja difoto,

  • ngajak makan: foto hasil masakan untuk kemudian mengajak makan teman dan kerabat adalah bentuk keramahan yang teramat mulia, apalagi kalau yang diajak adalah mahasiswa seret macam saya,

  • resep makanan: masakan Bu Sisca Soewitomo adalah sebagian dari identitas kuliner Nusantara, cuplikan dari khasanah kuliner tentunya berharga. Makanan di festival kuliner bisa masuk kategori ini asal diliput secara tepat dan tidak berlebih-lebihan.


Kesimpulannya: makanan itu baiknya tidak jadi ajang kesombongan. Katakan tidak untuk foodstagram! Wedding cake yang dibuat berlebih-lebihan juga tidak baik!

Dari community channel: [youtube]https://www.youtube.com/watch?v=t5NmmdUbI3Q[/youtube]

One liner shell of the day : #33 (git: batalin commit terakhir )

Walhasil setelah sadar ada satu variabel yang keliru di kodeku dan kodenya sudah terlanjur di-commit, hendak hati ingin membatalkan commit itu biar lognya kelihatan lebih rapi.

Jalankan dari direktori kerja kodenya (yang ada .git-nya itu, lho)
[code]git reset HEAD~1[/code]

Kalau sudah terlanjur di-push ke remote(e.g. ke github) perlu di-revert pula jadinya
[code]git revert HEAD[/code]

terima kasih buat nakkaya

Pasangan

Pasangan itu:

melihat dengan iba,
memandang dengan kagum;

saling memanipulasi,
tapi berniat untuk tidak saling menghancurkan;

merasakan suka, kadang memaksakan suka,
menjalani duka;

bergoyang utara dan selatan dari sumber daya yang sama;
merintangi halangan antara barat dan timur untuk tujuan yang kurang lebih sama.

selesai terakhir

Sekarang kau hanya terduduk lelah,
bersakit-sakit merengkuh tugas demi tugas yang harus segera purna.
Dan kau melihat orang-orang, kawan-kawan barumu, mengerjakan hal lain,
dengan begitu lihai dan tampak begitu "menjiwai".
Sesaat itu pula terbersit rasa iri,
"Apa aku cukup baik untuk berada di sini?"

Sadarlah bahwa bahkan di hutan yang sama,
ada semut, ada nyamuk, ada kadal, ada ular, ada ikan, ada rubah, ada banteng.
Kadang mereka sama saja,
tapi mereka sejatinya sama,
asal mereka bertingkah baik segalanya baik-baik saja.

Sadarlah bahwa di kandang yang sama,
ada kenari jantan dan betina,
ada telur yang dierami kenari betina,
ada telur yang dimakan kenari jantan,
ada anak burung yang besar dan kecil,
padahal usia mereka cuma beda 2 menit.

Kayamu adalah kayamu, kayaku adalah kayaku.
Karena mengambil hak orang lain adalah sekacau-kacaunya penghasilan.
Karena selamban-lambannya orang berlari,
dia sudah cukup mahir berdiri.

Kau harus terima apa yang Tuhan beri sekarang,
agar kau bisa belajar untuk tetap rendah hati saat Tuhan memberimu yang lebih baik,
agar kau bisa belajar untuk tidak mengemis saat Tuhan memberimu tidak sebanyak sekarang,
agar kau sadar kau itu apa yang Tuhan beri.
Dan cuma kepada Tuhan kita boleh mengemis.

Tajam

Seketika engkau dapat dengan bangga mengayun pisau besar itu
untuk membuka jejak baru di hutan,
engkau berpikir: aku dapat mengayun pisau-pisau lainnya,
atau setidaknya sudah cukup luhur untuk belajar cara mengayun yang indah.
begitu pula pedang,
begitu pula kapak,
begitu pula bayonet.

Esoknya engkau datang ke pandai besi,
dan kamu sadar kau belum cukup pandai.
Kau bahkan tak tahu bagaimana lelah mengasah logam-logam itu.
Kau sadar tajam tak selalu menarik.

Bahkan esoknya kau masih menyumpahserapahi pecahan kaca kecil yang menusuk telapak kaki kananmu.

Tajam itu selalu pengorbanan.

One liner shell of the day : #32 (ffmpeg: bikin video dari gambar-gambar)

Gambar-gambar sudah dikasih nama dengan pola tertentu:
gambar-000.png
gambar-001.png
...
gambar-500.png


Kalau mau dijadikan video tinggal:
[code]ffmpeg -r 20 -i gambar-%03d.png output.mp4[/code]

-r buat framerate
-i buat masukan pakai ekspansi desimal gaya C

One liner shell of the day : #31 (imagemick: numpuk gambar)

Hari ini lagi butuh numpuk dua gambar, orientasi atas-bawah (vertikal) dengan lebar yang sudah sama dari sananya.

[code]convert atas.png bawah.png -append hasil.png[/code]