One liner shell of the day : #16 (menyalin repo ubuntu)

Cara yang benar dan elegan buat nyalin repo tentunya pakai rsync, tapi berhubung repo salinannya bakal dijalanin offline dan kebanyakan tutorial bikin repo Ubuntu banyak yg pakai debmirror (bukan rysnc-nya sendiri), aku pakai wget aja.

wget -cvr -np -R index* singo.ub.ac.id/ubuntu/

Biznet, oh Biznet

Belakangan ini aku sering lihat pengerjaan instalasi fiber optiknya BizNet dari Bundaran Pesawat Soekarno-Hatta sampai ke kampus (rute sehari-hari, sih). Di kampus juga banyak shield bergeletakan di beberapa titik, salah satunya di parkiran Gedung Kuliah Bersama.

Pertanyaannya: BizNet, kamu mau bikin apa? Apa IPv6 bakal jelas jalannya begitu jaringan baru ini terpasang?
--padahal udah seneng banget kemarin IPv6 dari RisTIe Elektro udah bisa, sekarang kok mati lagi

Kontemplasi Mahasiswa Lama dan Kuliah Baru

Apa itu "ikhlas"?
Buatku ikhlas: gemar, jujur, berniat baik, dan menghargai hal-hal di sekitar kita secara substansial.


Saat mahasiswa semester akhir dihadapkan terhadap kuliah unutuk semester pertama--entah dengan alasan apa--ada ceceran nilai-nilai filosofis yang dulu tercecer, yang sekarang harusnya bisa dicerna lagi lebih dalam.

--belum selesai

WakeOnLan versi saya

Kalau komputer berada pada kondisi G2 (atau S5), komputer bisa dinyalakan dengan mengirimkan paket tertentu ke NIC-nya dengan bentuk tertentu. Nah, mekanisme ini dinamakan 'wakeonlan'.

Iseng-iseng aku bikin skrip sendiri yang cuma pakai netcat, xxd, sama bash. Isi standar paket wakeonlan adalah 0xFF 8 kali, diikuti MAC address (6-byte) diulang 16 kali.

wol.sh
#!/usr/bin/bash
# then you figure out that I am employing Slackware, no?

ADDR=`echo $1 | sed "s/://g"`
echo FFFFFFFFFFFF > /tmp/wol
for i in `seq 1 16`; do echo $ADDR >> /tmp/wol; done
xxd -r -p /tmp/wol /tmp/packet

echo Sending wakeonlan packet to $2 \($1\)
nc $2 7 < /tmp/packet
nc $2 9 < /tmp/packet

rm /tmp/wol /tmp/packet


Cara pakainya sih tinggal:
wol.sh MAC-address ipv4
---ipv4-nya mending di-broadcast address aja, deh.

Materi Training PKK 2012: Qt

Materi ini tentang pemrograman ber-GUI dengan Qt yang jadi salah satu isi training Pelatihan Ketrampilan Komputer di Laboratorium Informatika dan Komputer Teknik Elektro semester kemarin.


Qt adalah framework pemrograman berorientasi objek yang ber-GUI (ga pakai gui sih oke-oke aja sebetulnya) yang cross-platform, pendekatannya: mudah dan jelas. Intinya harus disiplin dan efesien dalam desain dan implementasi class-nya. Qt menggunakan bahasa C++ (pakai compiler g++ atau Visual C++) dengan binding berbagai bahasa: Java, perl, Ruby, dan segala macam (tapi dengan paket software terpisah).

Anyway, enjoy!
Link materinya di sini.
Source code yang terlibat di sini.

Hala, Rindu, Terima kasih

Terima kasih,

Wijayakusuma,
Pancanaka, Nenggala, Narataka,
tak lupa Candrasa, Punggawa, Wijayadanu, Candhabirawa, Cakra, Pasopati, Gunawijaya.
Lalu di mana Nakula dan Sadewa?

Buat Dasamuka, aku masih ingat kamu--kamu sejatinya tidak jahat.
Semoga Gatotkaca akan dapat segera lahir, walau aku tahu itu tidak semudah membalik telapak tangan.

Tanpa memihak--protagonis atau antagonis--kami menghaturkan banyak terima kasih.
Tangisku di penghujung perjuangan ini nanti, ada bulir air mata yang jatuh karena kalian juga.

Halaan kalian akan selalu kami ingat.
Doakan kami selamat mengarungi dunia esok.

Eh, apa itu Raigeki? DUE-like?

One liner shell of the day : #15 (NFS umount)

Ceritanya server NFS di dalam Lab Informatika dan Komputer Elektro (tempatku nebeng anime) ga mau nyala, padahal masih ter-mount di komputerku di Gedung Himpunan Elektro. Di umount ga mau tuh mountpoint-nya :(

Solusinya:
umount -lf /anime
# mountpoint-nya nama /anime

---paranoid banget, udah 'lazy' tambah 'force'